Senin, 02 November 2015

Perbandingan File Sytem NFTS dan FAT32


A.   Apa itu file system?
          File system merupakan sebuah aspek yang paling terlihat dari suatu system operasi. File system menyediakan mekanisme untuk penyimpanan on-line dan pengaksesan ke data serta program yang menjadi milik sistem operasi dan semua pemakai sistem komputer.

          File system merupakan implementasi file dengan menggunakan disk. file dipetakan oleh sistem operasi ke perangkat fisik. perangkat fisik ini merupakan suatu perangkat penyimpanan yang biasanya non-vollatille sehingga data yang disimpan tidak akan hilang ketika aliran listrik terputus.



B.   File System NFTS

           NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT.

           Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.

  1. Kelebihan File System NFTS

           NTFS lebih powerful dibandingkan FAT atau FAT32, dan juga file system tersebut sudah mengandung fitur-fitur yang bisa meng-handle Active Directory dan juga fitur-fitur security lainnya. Anda bisa menggunakan fitur Active Directory dan keamanan berbasis domain dengan memilih file system NTFS ini.
    2.   Kekurangan File System NFTS
           Apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data. Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain yang terinstall di komputer yang sama (Double OS) bahkan juga tidak terdetek apabila anda melakukan StartUp Boot menggunakan floopy.

C. File System FAT32
      
          FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16.

      1. Kelebihan File System FAT32
              Anda menggunakan FAT32, maka semua user akan memiliki hak akses ke dalam seluruh file-file yang ada pada komputer Anda.

       2. Kelemahan File System FAT32
                 FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.

D. Kesimpulan

FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding NFTS.

Sekian Terima Kasih


Sumber:
Binato, Iwan.2005. Sistem Operasi. Yogyakarta:Andi.

http://tridayanti123.blogspot.co.id/2013/03/perbedaan-system-ntfs-fat-dan-fat-32_8376.html

http://restu-ayuningrum.blogspot.co.id/2012/07/perbedaan-system-ntfs-fat-dan-fat-32.html

Senin, 05 Oktober 2015

Perbedaan Sistem Operasi, Runtime Environment, Emulator dan Rantai Firmware

Pengertian Sistem operasi
 
Sistem operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi booting.

Fungsi Pokok Sistem Operasi :
  1. Mengontrol akses perangkat keras
    Sistem operasi memanajemen interakasi antara aplikasi dan perangkat keras. Untuk mengakses dan berkomunikasi dengan perangkat keras, sistem operasi perlu menginstal sebuah perangkat lunak (driver) untuk tiap komponen perangkat keras.
  2. Manajemen file dan folder
    Sistem operasi mengatur dan membuat susunan file yang tersimpan di dalam hard disk dan media penyimpanan lain.
  3. Menyediakan user interface
    Sistem operasi akan menyediakan tampilan antarmuka pengguna, baik dalam bentuk baris perintah perintah (Command Line Interface - CLI) maupun dalam bentuk grafis (Graphical User Interface - GUI).
  4. Manajemen aplikasi
    Sistem operasi meletakan suatu aplikasi dan memuatnya ke dalam memori (RAM) komputer. Sistem operasi menjamin setiap aplikasi mendapatkan sumber daya yang cukup.'

Runtime Environment (RE)
 
 Runtime Environment bias di artikan Emulator/peralatan Terminal remote, Dalam keadaan ini, program ini dapat mengirim instruksi untuk prosesor komputer dan mengakses memori komputer (RAM) dan sumber daya sistem lainnya. RTE juga biasa di pakai programmer untuk menguji  program ketika sedang berjalan, di mana programmer dapat melacak petunjuk sedang diproses oleh program dan melakukkan debug kesalahan yang mungkin timbul.

Emulator

Emulator atau lebih tepatnya piranti lunak emulator memungkinkan suatu program atau piranti lunak yang dibuat pada awalnya oleh suatu sistem komputer (arsitektur dan sistem operasi) dan untuk dijalankan dalam sistem itu (atau dijalankan dalam suatu sistem yang didedikasikan), dapat dijalankan dalam sistem komputer yang sama sekali berbeda. Sebagai contoh suatu program Windows dapat dijalankan di sistem operasi Linux dengan menggunakan piranti lunak emulator Wine. Ada pula program yang mengemulasikan suatu komputer dalam komputer, misalnya VMware. Contoh lain adalah program-program emulator untuk menjalankan permainan komputer yang awalnya hanya bisa dijalankan pada konsolnya masing-masing, misalnya Nintendo, Atari, PlayStation, XBox dan lain-lain. 

Fungsi Emulator untuk menjalankan piranti lunak yang hanya disediakan untuk platform tertentu dan bertujuan membantu para programmer dan gamer untuk menjalankan program yang tidak dapat dijalankan pada sistem operasi yang dimilikinya.

Firmware

Firmware adalah perangkat lunak atau bisa disebut sebagai program yang bersifat tetap, yang tertanam pada unit perangkat keras seperti alat-alat elektronik, alat telekomunikasi dan komponen-komponen pada komputer. Tidak ada batasan yang jelas yang dapat memisahkan antara firmware dan software, hal ini dikarenakan keduanya merupakan istilah deskriptif yang cukup luas. 

Apakan Run Time Environment dan Emulator dapat dikatakan sebagai Sostem Operasi?
 
Menurut pendapat kami Run Time Environtment dan Emulator tidak bisa dikatakan sebagai sistem operasi karena meskipun Run Time Environtment dapat mengirim instruksi untuk prosessor komputer dan mengakases memori RAM dan Eulator berfungsi untuk menjalanakan aplikasi di dalam OS, namun keduanya tidak dapat mengelola sumber daya perangkat keras komputer secara keseluruhan, dari kegunaan itulah maka Run Time Environtmen dan Emulator tidak bisa dikatakan sebagai Sistem Operasi.

Perkembangan Sistem Operasi Mobile dari Dulu Hingga Masa Akan Datang


         

           Perkembangan teknologi yang terjadi di dunia sangatlah pesat. Membuat perkembangan sistem operasi semakin cepat pula. Sistem operasi tidak hanya terdapat dalam komputer, namun juga terdapat dalam telepon selular atau disebut mobile. Sistem operasi pada mobile adalah software utama yang melakukan manajemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta manajemen dan mengotrol software-software lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Ada banyak jenis sistem operasi ponsel pada saat ini, antara lain Java, Windows Mobile, Symbian, sistem operasi Ios, sistem operasi WebOs, sistem operasi Blackberry, sistem operasi Maemo, sistem operasi Palm Os, sistem operasi Samsung dan sistem operasi Android.
             Seperti halnya sistem operasi pada komputer, sistem operasi Mobile/Ponsel adalah software utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta menejemen dan mengontrol software lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu sistem operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur lainnya. Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone. Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content)sangat cepat, perusahaan pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari. Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan aplikasi-aplikasi baru yang canggih. Keunggulan lain dari ponsel yang ber-OS adalah memiliki kebebeasan lebih untuk men-download berbagai aplikasi tambahan yang tidak disediakan oleh vendor ponsel Sistem operasi-sistem operasi tersebut diantaranya adalah
  • Sistem operasi Symbian
  • Windows Mobile
  • Sistem operasi Palm
  • Mobile Linux
  • Sistem operasi Blackberry
  • Sistem operasi Android

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Symbian

           Sistem operasi Symbian adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. yang dirancang untuk digunakan peralatan bergerak mobile).Symbian merupakan perusahaan independen hasil kolaborasi vendor-vendor raksasa pada masa itu yakni Ericsson, Nokia, Motorola, dan Psion. Symbian dipandang lebih unggul karena:
  1.  Sistem operasi ini sejak awal dirancang khusus untuk ponsel. Berbeda dengan Microsoft dan Linux yang diadopsi dari komputer. 
  2. Berkat fitur CC+, Java (J2ME) MIDP 2.0, PersonalJava 1.1.1a, dan WAP, Sistem operasi symbian ini sangat terbuka sehingga siapapun bisa mengembangkannya. terbukti banyak beredar aplikasi-aplikasi tambahan untuk OS berbasis Symbian atau platform Java. 
  3. Symbian menyediakan suatu user interface (UI) framework yang fleksibel, sehingga supaya para vendor bisa menvariasikan produk-produknya. Ada empat jenis UI yang beredar saat ini yaitu: Series 60 (misalnya Nokia N70, N91, Siemens SX1, Samsung D700, D710, Panasonic X700, X800); Series 80 (Nokia N9210, 9210i, 9300); Series 90 (Nokia 7700 dan 7710); UIQ (Sony Ericsson P800, P900, P910, Motorola A920, A925, A1000, A1010). Symbian MOAP (Mobile Oriented Applications Platform), contohnya adalah Mitsubishi D800iDS yang memiliki dual screen yang pengoperasiannya mirip dengan Nintendo DS yaitu 2 screen dan hanya screen bagian bawah yang memiliki fungsi touch screen.

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Palm OS

        Palm OS (juga dikenal sebagai Garnet OS) adalah suatu sistem operasi mobile awalnya dikembangkan oleh Palm, Inc untuk asisten digital pribadi (PDA) pada tahun 1996. Palm OS dirancang untuk kemudahan penggunaan dengan user interface touchscreen-berbasis grafis. Hal ini disediakan dengan suite aplikasi dasar untuk manajemen informasi pribadi. Kemudian versi dari OS telah diperluas untuk mendukung smartphone. Beberapa lisensi yang lain diproduksi perangkat didukung oleh Palm OS.  

         Setelah membeli Palm merek dagang Palm, versi saat ini berlisensi dari ACCESS dinamai Garnet OS. Pada tahun 2007, ACCESS memperkenalkan penerus ke Garnet OS, yang disebut Access Linux Platform dan pada tahun 2009, pemegang lisensi utama Palm OS, Palm, Inc, beralih dari Palm OS untuk WebOS untuk perangkat yang akan datang. 

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Blackberry

             Perusahan telekomunikasi asal Canada, Reserch in Motion (RIM), mengembangkan perangkat komunikasi bergerak. Awalnya produk mereka adalah memproduksi dan layanan penyeranta (Pager) dua arah, namun dalam perkembangannya perusahaan ini membuat terobosan baru dengan menciptakan pearangkat Blackberry yang terkenal dengan layanan push-email, dan sekarang blackberry berubah menjadi smartphone yang memiliki berbagai fungsi seperti, GPS, internet mobile, serta dapat mengakses Wi-FI. RIM sebagai developer untuk sistem operasi blackberry telah mengeluarkan sistem operasi baru dengan salah satu aplikasi yang tertanam didalamnya adalah Document to Go versi trial buatan DataViz, suatu aplikasi yang memiliki fungsi officeseperti Word to Go, Presenter to Go yang otomatis memiliki Sheet to Go sebagai aplikasi Spreadsheet.

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Windows Mobile

           Mobile OS yang dibuat dan dikembangkan oleh Microsoft yang sebelum sudah mempunyai OS mobile lain yakni Windows Mobile. Windows Phone merupakan adaptasi dari sistem operasi Windows 8 dengan konsep baru yang sebelumnya disebut Metro UI, tetapi kemudian menjadi simply modern. Ciri khas kotak-kotak pada layar home atau lebih dikenal dengan live tiles ini membuat Windows Phone terkesan simple dan dinamis. 

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Mobile Linux

            Ponsel Linux pertama diluncurkan oleh Motorola pada bulan Februari 2003. Motorola seri A760 yang dirilis pertama kali di Cina ini menggunakan OS kombinasi dari kernel Linux yang didistribusikan oleh software Silicon Valley-based Monta Vista dan software lainnya dari bahasa pemrograman Java Sun Microsystems. Sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google adalah Android. Platform software berbasis Linux diantaranya adalah MOTOMAGX dan Qtopia. MOTOMAGX merupakan platform Linux mobile dari Motorola. Produk pertama yang didasarkan pada platform ini adalah ponsel MOTOROKR Z6 dan MOTORAZR2 V8. Qtopia Phone Edition merupakan platform software dan antarmuka untuk Linux, yang dikembangkan oleh perusahaan Trolltech. Qtopia Greenphone, merupakan perangkat pengembangan Linux mobile yang ditujukan untuk berbagai aplikasi baru.
              Contoh ponsel ber-Linux OS: Haier N60, Motorola A760, E895, NEC N900iL, dan Samsung SCH-i519. Produk-produk PDA seperti Sharp SL-C3000, Sharp Zaurus SL-C1000, Compaq iPAQ, IBM e-LAP reference design, dan Nokia 770 Internet Tablet.

Sejarah Perkembangan Sistem Operasi Android

             Semua dimulai ketika empat sekawan Andy Rubin, Rich Miner, Nich Sears, dan Chris While mendirikan Android Incorporation di Palo Alto, California, pada Oktober 2003. Andy Rubin semula adalah salah satu pendiri Danger Incorporation, perusahaan yang bergerak dibidang jasa layanan komputasi mobile, khususnya pada area platform, piranti lunak, dan desain. Rich Miner adalah salah satu pendiri Wildfive Communications. Nick Sears pernah menjabat sebagai wakil presiden T-Mobile. Chris While adalah kepala pengembangan desain dan antarmuka di Web TV. Android Incorporation berfokus pada bidang pengembangan piranti lunak mobile. Hanya itu saja yang bisa diketahui dari mereka karena  banyak operasi mereka yang dirahasiakan. Lalu pada bulan Agustus 2005, Google mengakuisisi Android Incorporation. Para pendiri Android seperti Andy Rubin, Rich Miner, Nich Sears, dan Chris While tetap mengelola Android. Hingga diakuisisi oleh Google sekalipun, tetap tidak banyak yang tahu tetang Android. Orang hanya bisa menduga-duga bahwa Google akan terjun ke dunia aplikasi mobile. Kemudian pada tanggal 5 November 2007, beberapa perusahaan membentuk aliansi bernama Open Handsel Alliance.Aliansi ini bertujuan untuk melahirkan sebuah standar terbuka untuk perangkat mobile. Perusahaan yang terlibat dalam aliansi tersebut diantaranya adalah.  Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel, LG, Marvell Technologi Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, T-Mobile, dan Texas Instruments. Ponsel pertama yang berjalan diatas Android adalah HTC Dream (G1) yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Versi Androi  yang digunakan adalah versi 1.0 dengan nama kode Astro. Update terhadap Android 1.0 muncul beberapa saat kemudian pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android versi 1.1 dengan nama kode Bender. Android 1.1 sayangnya hanya tersedia untuk T-Mobile G1. Sementara dimulai dari rilis ke 3 dan berikutnya , Android selalu diberi nama kode urut abjad dan nama-nama  yang diambil adalah nama makanan penutup,yaitu versi 1.5: Cupcake, versi 1.6: Donut, versi 2.0/2.1: Eclair, versi 2.2: Froyo, versi 2.3: Gingerbread, versi 3.0: Honeycomb, versi 4.0: Jelly Bean.


Perkembangan Sistem Operasi Mobile di Masa Akan Datang

         Diprediksi pada beberapa tahun lagi sistem operasi Android yang paling populer akan ditinggalkan, dan digantikan oleh sistem operasi mobile lain yang jauh lebih canggih dan menarik. Para developer yang tersebar diseluruh dunia, baik dalam perusahaan maupun swasta tengah berupaya mengembangkan sistem operasi yang canggih dan mudah digunakan. Diperkirakan sistem operasi yang akan datang akan mempunyai fitur control menggunakan sistem saraf dan telepati.


Sekian artikel dari kami, Semoga Bermanfaat. 

 


 



 

 

 

 

Rabu, 06 Mei 2015

Contoh Program File

  • Source Code
Uses Crt;
      Var
      JenisFile    : Text;
      Nm,ALmt,Telp: String;
      Tanya        : Char;
     Pil      : ShortInt;
      
     Begin
     Repeat
  ClrScr;
  Writeln;
  Writeln('          MENU UTAMA');
  Writeln(' =============================');
  Writeln(' | 1. Membuat File Data      |');
  Writeln(' | 2. Memasukan Data         |');
  Writeln(' | 3. Menampilkan Data       |');
  Writeln(' | 0. Keluar                 |');
  Writeln(' =============================');
  Write('Menu pilihan : '); Readln(Pil);
   
  Case  Pil Of
   
  1 : Begin
  Assign(JenisFile,'Alamat.dat');
  ReWrite(JenisFile);
  Close(JenisFile);
  Writeln('File data berhasil dibuat !');
  readln;
  End;
   
  2 : Begin
  Assign(JenisFile,'Alamat.dat');
  Append(JenisFile);
  Repeat
  ClrScr;
  Write(' Nama         : ');Readln(Nm);
  Write(' Alamat       : ');Readln(Almt);
  Write(' Telepon      : ');Readln(Telp);
  Writeln(JenisFile,Nm);
  Writeln(JenisFile,Almt);
  Writeln(JenisFile,Telp);
  Writeln;
  Write('Apakah ingin menginput lagi ? (Y/T): ');
  Tanya := Readkey;
  Until UpCase(Tanya) = 'T';
  Close(JenisFile);
  Writeln('Data sudah dimasukkan !');
  readln;
  End;
   
  3 : Begin
  Assign(JenisFile,'Alamat.dat');
  Reset(JenisFile);
  Repeat
  Readln(JenisFile,Nm);
  Readln(JenisFile,Almt);
  Readln(JenisFile,Telp);
  ClrScr;
  Writeln(' Nama         : ',Nm);
  Writeln(' ALamat       : ',ALmt);
  Writeln(' Telepon      : ',Telp);
  Writeln;
   
  If Nm = '' Then
  Tanya := 'T'
 Else
  Begin
  Write('Apakah ingin melihat data berikut (Y/T) : ');
  Tanya := ReadKey;
  End;
  Until UpCase(Tanya) = 'T';
  Close(JenisFile);
  End;
   
  Else
  End;
  Until Pil=0;
  
End.


  • Screenshot
 
a. Tampilan saat program dijalankan

(gambar 1)
b. Tampilan saat ingin membuat file data
(gambar 2)
c. Tampilan saat ingin menginputkan data
(gambar 3)

d. Tampilan saat menginputkan data
(gambar 4)
e. Tampilan saat menekan T {tidak menambah data} dan input pilihan 3
(gambar 5)

f. Tampilan saat menampilkan data inputan
(gambar 6)
g. Tampilan saat inginkeluar dari progran.
(gambar 7)